Perkara Batu (Part 9)

February 09, 2024

Lily menghitung pengeluaran bulanannya untuk makan dan bermonolog singkat.

“Bikin makanan sendiri tuh salah satu skill dasar bertahan hidup kan ya?”

“Betul.”

“Kalau tiba-tiba ada zombie apocalypse, terus gue masih belum bisa masak, gue makan apa? Batu? Gue harus bisa!”

“Makan batu?”

“Ya menurut logika elu aja sih baiknya gimana.”

Lily membulatkan tekad untuk lebih sering memasak sendiri setelah melihat jumlah uangnya yang melayang dengan tidak indah untuk membeli makanan jadi.

Untuk meng-upgrade skill memasaknya yang stuck di level bisa menggoreng telur ceplok, Lily melihat video-video tutorial memasak di Tiktok. Dia memilih cara memasak yang menurutnya tidak menambah beban hidupnya agar pengalamannya menguasai salah satu skill bertahan hidup ini sparks joy.

Akhir-akhir ini niat Lily memasak semakin besar karena siapa lagi kalau bukan Eunseok.

Ya. Memang sering membadut sejak otaknya off karena cinta.

"Mending jadi badut produktif daripada badut toxic," kata Lily.

Sebuah prinsip.

Lily menemukan fakta kalau Eunseok bisa memasak setelah menonton dua video Eunseok saat dia masih menjadi anggota SMRookies. Sebelumnya, Lily hanya mendengar member RIIZE bercerita kalau nasi goreng kimchi buatan Eunseok enak.

Di video yang berjudul SMROOKIES' Lunar New Year Cooking Contest Eunseok dan Shohei berkompetisi membuat makanan khas tahun baru dari negara asal mereka. Eunseok membuat Tteokguk (sup kue beras khas Tahun Baru Korea), Shohei yang berasal dari Jepang membuat Ozoni (sup tahun baru khas Jepang).

Setelah debut bersama RIIZE, Eunseok kembali dilibatkan dalam kontes memasak internal.

© RIIZE

Ceritanya, Eunseok atau Chef Seok seorang master kuliner spesialis nasi goreng kimchi dan mengklaim dirinya sebagai No. 1 Stone Chef ditantang Chef Bin yang tidak lain adalah Wonbin yang merupakan rising star di dunia kuliner di bidang yang sama. Mereka tidak sendiri. Masing-masing chef ditemani seorang asisten. Chef Seok ditemani asisten dari New Jersey, Anton Chanyoung Lee. Chef Bin datang bersama Chef Shotaro, asistennya dari Jepang yang ahli membuat sushi.

Lily cekikian sendiri di kamarnya. Dia ingin membahas eposide ini dengan anak kamar sebelah. Sayangnya, anak kamar sebelah belum menonton videonya. Jadilah dia menunggu... sampai akhirnya video kedua dari kontes memasak ini dirilis.

Anak kamar sebelah banyak berkomentar tentang Eunseok.

eunseok pinter banget ngeles gila๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

eunseok gak banyak omong tapi pintar bermain kata

eunseok ini emang gilak skillnya kalo bermain kata

Salah satu contoh Eunseok menyelamatkan timnya dengan memutar kata adalah saat Sungchan dan Sohee sebagai MC sekaligus juri mengomentari telur ceplok buatannya di salah satu challenge sebelum battle membuat nasi goreng kimchi dimulai. Telur ceploknya hambar karena tidak diberi garam. Eunseok berkilah, demi alasan kesehatan maka dia sengaja tidak menambahkan garam xD

Saat challenge utama dimulai, Eunseok konsentrasi menyiapkan daging terlebih dulu. Anton yang clumsy karena harus memotong bawang bombay tetapi tidak tahu caranya semakin clumsy saat dia bertanya kepada Eunseok bagaimana memotongnya dan dijawab dengan "Just cut it and chop it finely," but he has no idea how to just cut the bawang bombay and chop it finely xD

Sebuah insiden di tim Chef Seok terjadi saat Eunseok memasukkan daging yang sudah dibumbui garam dan merica ke dalam penggorengan. Dia bermaksud menambahkan lagi sedikit garam tetapi malah tidak sengaja menuang garam ke dagingnya. PANIK PANIK PANIK… menyalahkan asistennya padahal dia sendiri yang membuat kesalahan :) Saat melihat hasil bawang bombay yang dipotong Anton, Eunseok memintanya memotongnya lebih kecil lagi.

Anton tertekan menjadi asisten Chef Seok.

Di kontes memasak ini Lily melihat sesuatu yang baru untuknya dari Eunseok.

Masnya kalo lagi fokus banget bibirnya gak bisa santai ya๐Ÿ˜†

© RIIZE

Gak bisa jawab pertanyaan MC Sungchan tentang kondisi asistennya karena otaknya terprogram hanya bisa full konsentrasi ke satu hal๐Ÿ™‚

© RIIZE

Salah satu kriteria penilaian di kontes memasak ini adalah kebersihan. Eunseok menumis(?) daging dan bawang bombay. Satu potong daging keluar dari penggorengan dan jatuh di dekat kompor. Eunseok memasukannya lagi ke penggorengan. MC Sohee melihat kejadian ini dan memberikan peringatan. Contoh lain dari kelihaian Eunseok bermain kata dapat dilihat dari reaksi cepatnya menanggapi peringatan Sohee.

Eunseok: 3์ดˆ ๊ตญ๋ฃฐ ๋ชจ๋ฅด์‹ญ๋‹ˆ๊นŒ? (Don't you know the 3-second rule?)

Sohee: ์•„ 3์ดˆ๊ฐ€ ์•ˆ ์ง€๋‚ฌ๋‹ค~ ์„ธ๊ท ๋„ 3์ดˆ ๋™์•ˆ์€ ๋“ค์–ด๊ฐ€์ง€ ์•Š๋Š”๋‹ค! (Ah it's been less than 3 seconds~ Even germs don't enter in 3 seconds!)

Eunseok: ๊ทธ๋ ‡์ฃ  (That's right.)

Kemudian lanjut menjelaskan aroma bawang bombay yang meresap dengan sempurna ke dalam daging dan dengan bangga meminta Sohee untuk mencium aroma daging yang dia masak.

Selain menunjukkan kelihainnya memasak dan bermain kata, Eunseok juga sering meroasting tim Chef Bin seperti saat Wonbin menyiapkan kimchi soup. Eunseok berkelakar kalau kimchi soup hanya untuk pemula dan Wonbin tidak paham mekanisme nasi goreng kimchi xD

Proses membuat nasi goreng kimchi memasuki tahap akhir. Eunseok memasukkan nasi ke penggorengan yang berisi tumisan daging, bawang bombay, dan kimchi. Dia meminta Anton memberikan saos tiram. Anton menuangkan saos tiram ke sendok yang dipegang Eunseok sedikit demi sedikit dan membuat kesabaran Eunseok yang seluas kolam renang olimpiade akhirnya terkuras xD

Anton tertekan menjadi asisten Chef Seok. (2)

Saat memasuki tahap plating, Eunseok kembali mengomentari tim Chef Bin. Wonbin menambahkan keju di atas nasi goreng kimchi yang dia buat. Menurut Eunseok, keju itu hanya akan mengacaukan rasa asli dari nasi goreng kimchi. Di tahap evaluasi komentarnya semakin menjadi: tiga kali suapan saja orang sudah enek. Dia langsung mendapat peringatan dari kedua juri karena komentarnya itu dianggap dissing xD

Eunseok memberikan pujian untuk asistennya yang sudah menyiapkan minuman pendamping ala New Jersey untuk Eun-sence (Essence) of kimchi fried rice buatannya yang stick to the basics. Menurutnya, mereka ahli di bidangnya sendiri-sendiri. Eunseok memasak nasi goreng kimchi, Anton meracik minuman.

Secara umum, Louis kimchi fried rice yang menekankan rasa dan visual yang mewah buatan Wonbin menjadi pemenang di kontes ini. Eun-sence of kimchi fried rice yang mengutamakan keaslian rasa mendapat poin lebih di kategori rasa dan ini menurut Eunseok sudah cukup. Kategori yang lain seperti perform menaburkan garam saat memasak menurutnya tidak penting xD

Masih menurut pendapat Eunseok, timnya memiliki pemahaman yang baik tentang mekanisme nasi goreng kimchi.

MEKANISME APAAN SIH SEOK?!?!?!??!?!๐Ÿ˜ญ

Eunseok menjelaskan dengan melempar pertanyaan “Apa yang muncul pertama kali di kepala saat memikirkan nasi goreng kimchi?”. Dia melanjutkan dengan mengatakan nasi goreng kimchi harusnya tidak greasy, tetapi gurih dan sedikit pedas. Selain itu, dekorasi seperti lobster yang dipakai tim Chef Bin tidak perlu karena buat apa ada lobster kalau tidak bisa dimakan xD

"Too much." kata Eunseok.

Noted, Chef! ^^>

Lily menambahkan Eun-sence of kimchi fried rice di daftar tunggu untuk dicoba setelah risotto yang dia pelajari dari Walter di Berlin musim panas tahun lalu.

๐ŸŒท

Post a Comment