Di Jerman: Di Perjalanan Menuju Pillnitz

November 03, 2024

Sebelum ingatan tentang kunjungan ke Jerman semakin pudar, mari segerakan saja melanjutkan cerita petualangan di Dresden, kota kedua di Jerman yang aku kunjungi di musim panas tahun lalu.

Setelah istirahat seharian di WG Katharina di hari keduaku di Dresden, aku meluncur ke Pillnitz keesokan harinya karena ajakan seorang kolega. Pillnitz adalah distrik yang terletak di timur Dresden. Di sana ada Schloss & Park Pillnitz yang terletak di dekat sungai Elbe.

. . .

Inilah akibatnya kalau kelamaan menulis memori jadinya aku lupa ke Pillnitz naik apa. Sepertinya sih langsung naik bus dari Neustadt. Dibandingkan naik kereta, naik bus rasanya lebih tenang. Mungkin karena busnya meluncur tidak secepat kereta. 

Keuntungan lain naik bus adalah bisa menikmati panorama kota Dresden selama perjalanan. Vibe Dresden beda dengan Berlin ya. Hehe, tentu saja. Di Berlin lebih banyak orang dan banyak Hochhaus atau kalau di sini seperti gedung apartemen, sedangkan di Dresden lebih tenang dan banyak rumah atau Familienhaus. Bentuk atap rumahnya unik: punya jendela-jendela kecil yang bentuknya seperti sepasang mata.

Selain mengamati atap-atap yang unik itu, mataku juga menangkap street art yang ada di salah satu pemberhentian bus di Dresden. Kenapa langsung fokus ke street art ini?

Karena ada kucingnya~

Momen langka banget bisa lihat kucing asli di Jerman. Selama di Dresden, aku cuma lihat satu kucing peliharaan salah satu mahasiwa di seberang WG Katharina.

Cerita tentang petualangan di Schloss & Park Pillnitz akan ditulis di postingan selanjutnya.

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 28)

October 09, 2024

Suatu siang di tanggal 8 Agustus, Lily sedang mengamati grafiti bersama beberapa orang. Salah satu dari mereka membahas sesuatu yang terlihat bercahaya seperti kunang-kunang di salah satu grafiti di sana. Dia bertanya ke Lily apa bahasa Jerman kunang-kunang. Lily belum pernah sama sekali mencari nama-nama serangga dalam bahasa Jerman sejauh itu. Yang dia tau hanya nama-nama serangga yang sering dia temui seperti Mücke🦟, Schmetterling🦋, Kakerlake🪳, Fliege🪰 dan Biene🐝 serta Marienkäfer🐞, serangga favoritnya. Dia pun mencari tau kunang-kunang dalam bahasa Jerman.

Leuchtkäfer.

Okay.

Hubungannya dengan Perkara Batu?

Jelas ada~

Malamnya di tanggal 8 Agustus juga, Eunseok upload foto lebah mainan yang dia rakit. Sama banget gitu lho temanya:

🐝🐞serangga🐞🐝

Kan gue seneng banget bisa sama kek bias gue yang mukanya kecil dan lancip itu😊

:)

Saat melihat foto lebah rakitan Eunseok di Weverse, Lily mengira lebahnya hanya seukuran tawon hitam yang pernah terbang dan berdengung di atas kepalanya saat dia masih kecil dulu.

Ternyata GEDE banget!


Eunseok mendapatkan lebah seharga ¥1.500 itu di gacha shop saat dia jalan-jalan di Sendai di hari liburnya. Dia merakit lebahnya saat sudah tiba di kamar hotel.

Kata Eunseok, bentuk lebah gacha figure yang dia dapat itu sangat realistis dan bahkan ada sengatnya. Barang mahal emang beda, katanya lagi. Selain mahal, lebahnya juga susah dirakit. Masang bagian-bagian badannya harus pake tenaga ekstra di titik yang tepat. Kalo gak gitu bisa rusak, apalagi kaki dan sayapnya. Eunseok sampe hampir marah. 

Ini wujud lebah rakitan Eunseok yang diupload di Moment Weverse:

Anton bilang Song Bee gak lucu xD Anton abis dikerjain Eunseok apa lagi sih sampe Song Bee kena imbasnya xD

Iya. Eunseok menamai lebahnya 송벌 (Song Bee). Saat itu Lily menulis pertanyaan "bee는 이름이 뭐예요?" pukul 22:07. Jawaban "송벌" dari Eunseok dia dapatkan pukul 22:10.

Bukan. Yang dijawab Eunseok bukan pertanyaan dari Lily. Eunseok menjawab pertanyaan lain yang serupa yang dikirim pukul 22:08.

🌷🐝

Read More

UIQ UNIVERSE in Jakarta: Play With The Sun?

September 15, 2024

Tanggal 3 Agustus lalu anak kamar sebelah kirim DM Instagram yang isinya ngasih tau kalau tanggal 1 September ada fanmeeting RIIZE. Yang ngadain acaranya UIQ bareng sama Sociolla. RIIZE jadi brand ambassador-nya UIQ, skincare asal Korea Selatan.

Pesan anak kamar sebelah: sebelum beli (produknya), pantau bae-bae tu akun sociolla sama uiq.

Langsung ngacir follow akun IG UIQ Indonesia dan Sociolla. Hehe.

Infonya agak simpang siur di awal. Waktu pertama kali diumumkan, ini adalah acara fanmeeting. Nggak lama kemudian diumumkan acaranya ganti jadi fansign and beauty talk show. Apapun format acaranya, yang penting aku bisa nonton sih. Itu aja udah seneng. Kata anak kamar sebelah juga yang penting bisa nonton, terhibur, dan pulang dengan hati senang.

Benar sekali.

Udah lelah banget sama kerjaan. Jadi, apa pun makanannya, minumnya air tajin.

Betul.

Apa pun yang berhubungan dengan RIIZE, dibikin santuy dan seneng aja agar supaya.

Betul lagi.

Admin UIQ Indonesia mengumumkan kalau bundle untuk fansign dan beauty talk show bisa dibeli secara online di Sociolla tanggal 7 Agustus mulai pukul 18.00 WIB... kalau nggak salah sih. Sebelum tanggal itu aku buru-buru pasang app SOCO by Sociolla dan nyoba beli dua skincare biar nggak kelagepan waktu Hari H pembelian dikarenakan masyarakat sangat gercep kalau urusan war seperti ini.

Di tanggal 7 Agustus di jam yang telah dijadwalkan kok anteng-anteng aja. Ternyata besoknya baru diumumkan lagi kalau pembelian diundur ke tanggal 10 Agustus jam 11 siang. Pfiuh~~~ lega juga sih karena jadi hari Sabtu. Hamba libur, jadi nggak perlu pusing war sambil macul.

Acara UIQ Universe in Jakarta RIIZE Fansign And Beauty Talk Show diadakan di Lippo Mall Puri tanggal 1 September. Hadirin nantinya dibagi menjadi Section A dan Section B. Untuk peserta fansign akan diambil 50 orang yang beruntung. 40 orang diambil dari pembeli bundle Section A yang memberikan review terbaik untuk produk UIQ di Sociolla. Sepuluh orang lainnya dipilih dari pembeli bundle Section A dan B yang membuat video paling kreatif dan diupload di IG story.

Bundle untuk Section A hanya ada satu macam, sedangkan untuk Section B tersedia empat pilihan. Warga tentu saja mengincar bundle Section A. Aku adalah warga.

Tapi tapi tapi bundle Section B Opsi 1 menarik juga. Ada cleansing foam dan lip balm rosy. Aku sebenarnya mengincar lip balm-nya karena sebelumnya sudah men-scam-kan diri beli lipbalm pink yang (katanya) bisa bikin bibir pink. Warna sticknya aja yang pink. Kalau dipake tetep aja nggak berwarna. Cleansing foam... produk cuci muka nempel di muka kan cuma sebentar, jadi resikonya rendah. Baiklah, ntar kalau nggak dapet yang A, pilih B Opsi 1 aja.

Singkat cerita aku dapat bundle B Opsi 1. Berhasil secure di pukul 11:03 WIB. Wah gila sih war-nya, nggak kalah sama war tiket fan-con. Tangan masih tremor dan agak kecewa juga karena udah klik payment untuk bundle A, eh dibilang gagal sama si SOCO. Makasi lho ya. Tapi yaudasi, life must go on.

Langkah pertama menggapai masa depan yang indah bersama Eunseok sudah terlewati.

Langkah kedua datang di kemudian hari.

Mengisi data diri dan kode pembelian di form yang dikirim UIQ Indonesia via email.

Done. Selanjutnya tinggal menunggu email nomor kursi dan detail acara.

Ikutan nggak bikin video kreatif buat fansign?

Tentu saja bestie~

Hamba membuat video dan sudah hamba masukkan highlight juga sesuai syarat dari UIQ Indonesia. Submitnya tanggal 16 Agustus, tapi nggak dilihat sama panitianya. Mungkin udah dapet 10 orang kali ya sebelum deadline tanggal 18 Agustus. Yaudasi.

Email nomor kursi dan detail acara yang ditunggu-tunggu akhirnya masuk juga di inbox. Aku dapat nomor kursi single digit. Section B4-001. Mantul~

Sayangnya, di Hari H suaraku habis karena sebelumnya udah sakit tenggorokan ditambah heboh di fan-con sehari sebelumnya. Gabisa isi ulang suara T___T

Aku diantar Nina dan Arya ke Sky Garden Lippo Mall Puri. Acaranya di rooftop mall pukul 12.40 WIB🙂

Dijemur beneran.

Boleh gak sih konsep UIQ Universe 'play with sun' ini diganti jadi 'play with you' aja? You-nya Eunseok. Main apa aja terserah yang penting sama Eunseok.

© UIQ

Antrean masuk ke venue ada di area parkir mobil dekat rooftop. Pertama-tama pengecekan e-tiket dulu. Harus menunjukkan e-ticket di email yang dikirim UIQ Indonesia. Setelah itu maju ke meja registrasi sesuai kategori. Saat di meja registrasi section B4, aku ngasi tanda ke panitianya kalau aku lagi nggak bisa ngomong dengan nunjuk tenggorokan sama hand sign "nggak" sambil senyum. Eh, mbaknya langsung ngomong pake bahasa Inggris :") Maap ya Kak, kode yang saya kasih ambigu🙏

Yang mengejutkan dan menyenangkan adalah UIQ ngasih printilan-printilan UIQ x RIIZE yang dimasukkan di tas plastik transparan. Ada kipas bulat gambar produk UIQ, sun cream kit, brosur UIQ x RIIZE, stiker UIQ x RIIZE, hand banner bergambar member RIIZE lagi ngendorse UIQ di satu sisi dan tulisan UIQ x RIIZE di sisi yang lain. Hand banner ini dipakai untuk sesi foto bersama RIIZE di akhir acara. Selain itu, dikasih juga jas hujan plastik. Kalau hujan, lumayan bisa dipake ngedance cheerleader Korea.

Di venue udah terpasang standee member RIIZE lagi pegang produk UIQ. Banyak BRIIZE yang foto-foto bareng RIIZE versi gepeng di bawah terik matahari. Aku cuma ngeliatin aja dari jauh sambil berteduh di bawah bayang-bayang masa lalu pohon. Lama-lama pengen ikutan foto. Tapi siapa yang fotoin? Aing sendirian :") Nggak lama ada BRIIZE yang juga datang sendirian. Aku sapa dengan sisa-sisa suara yang ada dan aku tanya siapa biasnya. Dia suka Anton dan Wonbin. Setelah itu aku ajak foto-foto bareng standee RIIZE hehehe. 

strike a pose with eunseok dan jack song si batu kali. pas mau difoto, hamba langsung sat set ngambil jack song dan pose. eh, si jack song sempet kepegang kebalik wkwkwkwk untung dikasih tau. "kak itu bonekanya kebalik," xD

Selesai foto-foto, kami balik lagi berteduh dan ngobrol sedikit. Dia datang jauh-jauh dari Kalimantan Timur buat ketemu RIIZE :O Duduknya juga di section B4, tapi di belakang. Yaaah, pisah deh.

Sambil menunggu RIIZE datang, panitia mengadakan kuis tentang RIIZE dan produk UIQ. Aku yang nggak memantau sama sekali postingan UIQ jelas cuma ngang-ngong aja selama kuis berlangsung. Ada pertanyaan apa personal color-nya Eunseok. Videonya di-mute pas Eunseok ngomong jawabannya.

Heningggggg.

Nggak ada yang tau jawabannya. Ditunggu agak lama sampai ada satu BRIIZE yang akhirnya bisa menjawab. Tau gitu aku nonton dulu video RIIZE pas Beauty Talk Show UIQ Universe di Korea. 

Sekarang bahas tempat duduk. View B4-001 mantul bestie. Langsung lurus ke depan tanpa halangan apapun menghadap member yang duduk paling kanan.

Siapakah dia?

Bentar, cerita BRIIZE yang duduk di B4-002 dulu. Dia datang agak belakangan dan cerita kalau tadi ketemu RIIZE. Niatnya beli tisu dulu, eh kok ada rame-rame. Taunya RIIZE lagi jalan ke Sociolla. Sempat divideoin juga dan ditujukkin ke aku dan BRIIZE di B4-003. Karena aku lagi nggak bisa ngomong, jadi aku cuma senyum aja huhuhu padahal mau heboh juga huhu sedih :")

Sambil menunggu RIIZE muncul, aku melihat sekeliling. Di baris pertama B4 didominasi fans Anton. Di baris kedua B4 ada fansnya Shotaro banyak banget! Nengok kiri kanan banyak yang pegang kipas Wonbin. Warga pak erte berkumpul dimana?

Nggak lama kemudian RIIZE naik ke panggung. Sungchan paling depan disusul Shotaro, Eunseok, Wonbin, Sohee, dan Anton.

EUNSEOK GANTENG BANGET NANGISSSSSSSSSSSS!!!!!!!! Dia pake kemeja broken white dan celana jeans warna coklat. Dari tempat dudukku keliatan jelas banget mukanya huhuhu nggak pake kacamata pun mata ini bisa menangkap ketampanan Song Eunseok yang hari itu poninya lucu bangettttttttttttttttttt!!!!!!!! Mukanya kecil lancip GANTENG BANGET KESAYANGAN GUEEEE😭😭😭

Beberapa saat kemudian aku sadar kalau dia juga pake sesuatu seperti dasi. Warnanya putih bersih jadi kemejanya keliatan mangkak. Setelah aku googling benda putih itu kayaknya namanya cotton cravat.

Anton yang di fan-con rambutnya lurus, di event ini rambutnya dibikin keriting dan jatohnya kayak pudel. Anton Lee selalu kiyowo. Sohee pakai kaos abu-abu dan tampak ceria seperti Sohee. Wonbin tampan dan cool ya masnya. Untung di event ini nggak ada segmen masuk rumah hantu. Shotaro pake kemeja putih dan sudah senyum cerah ceria sejak di awal kemunculannya di panggung. Sungchan pake kemeja putih garis-garis biru. Seperti di fan-con sehari sebelumnya, fokus hamba tetap ke rambut paduka yang berkibar dengan indah tertiup angin.

Setelah perkenalan, RIIZE menerima hadiah kemeja batik kembaran berenam. Eunseok dapat jatah mengucapkan terima kasih. Seneng banget bisa paham apa yang diucapkan pacar brondong tanpa mendengar terjemahannya dulu. Aku nggak sempat ngerekam momen ini karena udah terbius visualnya yang sangat menawan. Eunseok, bisa gak sih elu masuk rumah hantu berdua aja sama gue😭😭😭

Setelah itu RIIZE naik ke bagian panggung untuk fansign. Member yang duduk di paling kanan yang dari kursi hamba view-nya bebas dari gangguan lalu-lalang warga adalah Sungchan. Ternyata Shotaro juga bisa dilihat dengan jelas dari tempat duduk hamba. Lega banget view-nya ke Sungchan dan Shotaro. Eunseok dan Wonbin tukeran tempat. Kenapa? Hanya mereka berdua dan Tuhan yang tau alasannya. Sohee dan Anton tetap seperti di urutan kemunculan mereka di awal.

Meja untuk fansign tinggi banget woy! Untuk ukuran manusia yang kata anak kamar sebelah hanya sampai ketek Sungchan kayaknya harus mendongak. Selama fansign berlangsung, BRIIZE B4-002 berkali-kali manggil Anton. Mbaknya cantik jelita kalau teriak kenceng banget! Aku suka aku suka~ Banyak banget BRIIZE yang neriakin Anton. Yang dipanggil jelas super shy. Gemes banget Anton Lee🤗

Sebelum fansign dimulai, aku bilang ke BRIIZE B4-002 kalau suaraku habis. Pas fansign dia bantu aku manggil Eunseok. Habis teriak dia nengok ke aku sambil ketawa dengan ceria. Aku cuma bisa senyum tanpa suara dan ngasih jempol :") Huhuhu makasi, Kakak! Yang lucu banget tuh waktu kakak ini terpesona Jung Sungchan sampe manggil "SUNGCHAN YA ALLAH SUNGCHAAAN!!! PAPAAAH!!!"😆😆😆 Mood banget kakaknya! Emang sih Sungchan tuh edan banget kena angin Jakarta. Udah rambutnya bagus banget ya kan, eh sibak-sibak rambut berkali-kali. Ya terhempas dong kewarasan warga.

Selama fansign, setiap member disorot mukanya dan ditampilkan di layar yang gede banget di atas mereka. Eunseok pipinya pink🥹🩷🥹🩷🥹🩷 Sayangku kepanasan🥺

Gigi Sungchan lucu banget!

Taro juga lucu banget full senyummm!
Kata mas MC, Taro imut banget kayak jelly :)

Lu Eunseok apa Huazhe Lei?

Fansign selesai. Selanjutnya beauty talk show bersama RIIZE. Setiap member di-zoom-in lagi saat mereka menceritakan produk UIQ pilihan mereka. Pas giliran Eunseok, eh bapak security tiba-tiba berdiri pas banget nutupin Eunseok -___-

pak minggir pak itu pacar saya lagi jelasin cream mist yang menyegarkan dan melembapkan kulit dengan kandungan cutibacterium avidum ferment extract filtrate yang membantu merawat kekuatan skin barrier diperkaya dengan niacinamide dan botanical extracts serta teksturnya yang creamy menjadikan kulit senantiasa lembap -____- 

Oh iya, di section B3 di barisan kedua ada tiga BRIIZE Korea. Pas banget aku lagi nengok, salah satu di antara mereka ada yang ngumpetin kameranya yang gede itu pake roknya. Agak shook ya hamba menyaksikan kejadian yang begitu cepat itu dengan mata kepala hamba sendiri. Mereka nutupin lensa kameranya pakai kain banner ternyata. Tapi ya tetep aja keliatan. Disamperin bapak security sampe tiga kali pas sesi fansigning. Di sesi beauty talk show kursi mereka udah kosong. Sepertinya telah digiring petugas meninggalkan arena.

Balik ke event. RIIZE diajak main game setelah kelar talk show. Member bermain satu lawan satu: Sungchan vs Shotaro, Anton vs Sohee, Eunseok vs Wonbin. Mereka harus menemukan produk UIQ sesuai yang dideskripsikan. Produk yang harus mereka cari masih ada hubungannya dengan dua member yang bermain. Aturan mainnya, tangan masuk ke dalam kotak dan mereka nggak boleh ngintip. Indera perabanya harus peka. Ngetes motorik halus ya ini gamenya.

Game selesai. Agenda terakhir adalah merayakan ulang tahun pertama RIIZE. Mereka dapat kue ulang tahun. Setelah itu mereka foto bersama BRIIZE. Semua harus ngangkat banner yang tadi di awal sudah dibagikan. Diangkatnya sebatas dagu biar semua senang. Setelah foto bareng, RIIZE pamit. Mendadak hari hamba menjadi hampa wkwkwkwkwk. Nggak deng, hamba senang sekali karena bisa melihat brondong-brondong RIIZE dari jarak yang lebih dekat^^

Setelah meninggalkan venue dan kembali ke rumah Nina, aku memutuskan untuk pulang lebih awal karena udah nggak enak banget badan hamba ini, harus segera rebahan di kamar kos. Aku akhirnya reschedule tiket kereta. Untuk reschedule ini dikenakan biaya. Tiket yang awalnya harga empat ratus ribuan jadi lima ratus ribu lebih sedikit. Tapi harga segini menurutku worth it sekali karena kelas eksekutif KA Gumarang nyaman banget~

Sesampainya di kosan tanggal 3 September pagi, hamba langsung ndelosor di kasur dan dikasih izin nggak masuk kerja dua hari karena tepar :")

Sekian. Jaga kesehatan ya, semuanya!

🌷

Read More

RIIZING DAY IN JAKARTA: One, Two, Let's Go~

September 05, 2024

Akhirnya aku pergi ngonser juga setelah sekian tahun bersikeras nggak mau nonton konser.

Tanggal 31 Agustus ada fan-con (fanmeeting + concert) RIIZE di Jakarta. Kenapa akhirnya memutuskan nonton fan-con? Karena ada yang ngajak ketemuan~


GASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!

Cerita ngonser ini diawali dengan ticketing. Promotor mengumumkan tanggal presale dan general sale. Biar bisa ikut presale, pembeli harus punya membership Weverse dulu. Untungnya aku udah punya membership-nya. Aman. Anak kamar sebelah gimana? Hidupnya drama karena melalaikan peringatan hamba untuk segera mengurus membership Weverse jauh-jauh hari sebelum tanggal penjualan tiket diumumkan. Panik lah dia sampai menelepon hamba di jam kerja yang saat itu sedang hektik. Setelah urusan dengan anak kamar sebelah ini beres, aku membaca S&K ticketing di Weverse. Ternyata punya membership ini bukan jaminan bisa dapat tiket pas presale. Yaudah sih. Toh dari awal aku apply membership biar bisa lihat konten khusus membership brondong-brondong RIIZE.

Aku dan anak kamar sebelah mengincar CAT 1B Soundcheck karena dua brondong incaran ada di sayap kanan. Tanggal 9 Mei war tiket presale dimulai. Di hari itu aku lagi libur, jadi bisa stand by. Apakah berhasil dapat tiketnya? Tentu saja tidak. Baru masuk aja udah antrian keseribu sekian. Kelar ticketing langsung mau muntah🤢 Stres banget!

Gagal di presale war, aku dan anak kamar sebelah mencoba lagi di general sale keesokan harinya. Sambil kerja yang memeras otak banget di hari itu, aku menyiapkan tablet dan stand by buat war. Masih berdiri di antrian ke-9847587274239846727074, anak kamar sebelah udah chat kalau CAT 1B habis dibooking. Langsung lemes lah diri hamba ini. Udah stres kena kerjaan, harapan melihat Eunseok di Soundcheck juga semakin jauh.

Merana.

Anak kamar sebelah akhirnya berhasil dapat satu tiket. Hamba sudah sangat pasrah dan bilang ke anak kamar sebelah nitip Eunseok sambil menahan air mata agar tidak ndrewes karena hamba masih harus lanjut memeras otak. Anak kamar sebelah yang pantang menyerah sebelum tiket sold out terus menyemangati dan mencarikan juga satu tiket. Aku me-refresh terus webnya tapi status tiket CAT 1B tetap not available.

Semakin merana.

Perjuangan ini berakhir dengan happy ending saat anak kamar sebelah berhasil secure satu tiket CAT 1B lagi🥳🥳🥳

Alhamdulillah, nggak jadi merana~

Tiket konser sudah aman. Selanjutnya mengurus perjalanan PP ke Jakarta. Aku ambil cuti dari tanggal 28 Agustus sampai 4 September biar bisa sekalian jalan-jalan dengan Nina, temanku di Jakarta. Anak kamar sebelah memberi tau ada tiket murah tujuh ratus ribuan dari Garuda Indonesia dan pas di tanggal 28 Agustus. Langsung aku booking biar nggak membebani kepala. Pulangnya aku naik kereta malam karena sudah lama pengen banget mencoba naik kereta jarak jauh. Dapat tiket Eksekutif KA Gumarang harga empat ratus ribuan.

Sebelum berangkat di tanggal 28 Agustus, aku mengikuti acara yang diadakan kantor. Acaranya tiga hari dua malam dari tanggal 24 Agustus sampai 26 Agustus. Ada outbond dan rafting juga. Tanggal 27 Agustus masih harus lanjut bekerja🙂 Besoknya pas bangun pagi kok napas kerasa panas. Waduh, apakah aku akan berubah menjadi naga? Kan tida lucu. Siangnya harus tetap packing sesuai rencana dan sorenya berangkat ke bandara. Malamnya aku sampai di Jakarta. Tanggal 29 jelas tepar dan seharian berbaring di kasur di kamar Nina. Tanggal 30 pagi suara mulai serak. Mampus lah ini, harus cepet-cepet minum obat. Vielen Dank, Cik Nina, dass du dich um mich gekümmert hast!

Siang menjelang sore masih di tanggal 30 Agustus aku dan Nina pergi ke ICE BSD untuk tukar tiket. Kami naik bemo menuju Stasiun Manggarai. Setelah itu naik KRL jurusan Tanah Abang, kemudian lanjut naik KRL jurusan Rangkasbitung dan turun di Stasiun Rawa Buntu. (Danke, Arya, für die Anweisung!) Setelah keluar dari stasiun, kami makan siang dulu di minimarket sejuta umat. Kemudian kami ngegrab menuju ke venue. Di perjalanan menuju venue aku melihat banner-banner bergambar wajah brondong-brondong RIIZE. Udah mau kalap tapi harus tetep behave. Btw, tukar tiketnya cepet banget. Panitianya ramah dan memberikan arahan dengan jelas. Nice!

Setelah tukar tiket aku dan Nina jalan kaki ke Regentown menuju ke penginapan anak kamar sebelah. Nganterin sepatu ceritanya. Sebelumnya dia nitip beli sepatu yang agak tinggian agar supaya nggak kelelep-kelepep amat pas nonton brondong-brondong RIIZE. Di penginapan aku kenalan dengan Kak Tiyak, roomate anak kamar sebelah. Malamnya kami balik ke venue dan di sana foto-foto dengan banner-banner tadi. Karena lupa nggak bawa Jack Song dan Dark Bin, akhirnya aku cuma foto banner Eunseok dan Wonbin aja. Setelah itu aku beli kipas Eunseok buat dibawa ke konser di hari berikutnya.

Panjang ya prolognya.

Lanjut ke Hari H konser.

Aku dan Nina berangkat jam 8 pagi dan mampir dulu ke Regentown buat sarapan. Makanannya sudah dipesankan anak kamar sebelah. Mantul. Setelah selesai sarapan, aku dan Nina pisah jalan karena dia nggak ikut Soundcheck dan baru ke venue saat gate CAT 2 dibuka. Di venue pisah juga dengan Kak Tiyak. Anak kamar sebelah ngibrit aja di depan nggak nengok waktu Kak Tiyak dadah-dadah dan pergi berburu freebies.

Aku dan anak kamar sebelah sampai di holding area CAT 1B QN 700+ saat antrean CAT 1B awal sudah mulai masuk ke Hall 5. Saat sudah di dalam hall kami langsung mengambil tempat di depan barikade paling belakang biar view-nya lega. Misi pertama selesai. Misi selanjutnya... nggak ada hahaha. Yang penting harus melihat RIIZE dengan mata kepala sendiri dan nggak fokus ke kamera hape. Udah itu aja.

Sesi Soundcheck dimulai saat RIIZE muncul di atas panggung. Mata ini langsung fokus ke Eunseok HUHUHU nggak tau cara mendeskripsikannya dengan jelas pokoknya EUNSEOK SANGAT EUNSEOK!!!!!!!!!!!!! Setelah agak lama aku menyadari sesuatu... vibe Vic Zhou masa muda nyata adanya di Song Eunseok😭 GIMANA GAK MAKIN BUCIN GUE SEOK😭❤️😭❤️😭❤️

Kesayangankuuuu🧡

Di sesi Soundcheck yang berlangsung kurang lebih 15 menit ini RIIZE menyanyikan One Thing-nya One Direction, dilanjutkan dengan One Kiss dan Love 119. Fokus masih tetap Eunseok, tapi aku juga melihat sebentar-sebentar member lain. Sungchan gilak ya rambutnya bagus banget pas ngedance! Saat melihat Paduka Sungchan, hamba bertekad ingin glowing juga seperti beliau haha...

haHA...

HARAPAN BABU!

Yang bukan harapan babu adalah dinotis Shotaro~~~

Jadi ceritanya, saat lagu One Thing semua member maju ke extended stage. Di part "Get out get out get out of my head and fall into my arms instead" itu aku dan anak kamar sebelah menikmati lagu dan loncat-loncat di barikade belakang. Sambil loncat-loncat anak kamar sebelah melambai-lambaikan kipas bergambar Sungchan, aku dadah-dadah tangan kosong. Eh Shotaro lihat dan balas dadah-dadah ke arah kami! TAROOOO THANK YOU FOR MAKING OUR DAY!!!!!!!😆

Setelah sesi Soundcheck selesai, penonton dibiarkan di dalam hall. Semua duduk di lantai sambil menunggu show dimulai. Kurang lebih 15 menit sebelum fan-con dimulai, ada sesi foto-foto BRIIZE dengan frame member RIIZE yang ditampilkan di layar kiri dan kanan. Ada satu BRIIZE yang disorot kamera dan membuat pose yang selaras dengan frame member RIIZE. Langsung mendapat tepuk tangan dari BRIIZE lainnya.

Tiga menit menuju fan-con, lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar. Lalu show dimulai~

Lagu pertama adalah Siren yang langsung ngegas. Aku pun ngegas sorak-sorai bergembira dan lupa kalau tenggorokan lagi sakit :)))

Cerita selanjutnya nggak urut rundown acara karena hamba sudah lupa urutanya gimana. Dan karena keterbatasan memori juga, hamba bercerita sesuai yang hamba ingat saja.

Di semua perform fokus mata ini tetap di my number one Song Eunseok. Di lagu Love 119 pun langsung autofocus ke Eunseok yang sering ada di sayap kiri. Padahal biasanya kalau nonton video-video perform Love 119, aku butuh waktu buat menemukan dimana dia berada. Di lagu Memories Eunseok membuat heart sign "🫶🏼" setelah dia nyanyi "세상의 가운데 손에 쥔 chance~ 소리 질러~". 소리-nya dia nyanyikan sendiri, 질러-nya dikasihkan ke BRIIZE. Part terfavorit hamba ada di lagu Get A Guitar di bagian "발 박자를 맞추고~ 손은 Snapping like one two five~". GANTENG  BANGET BRONDONG GUEEEE😍 Sempat aku rekam sih, tapi karena hape hamba bukan S24 Ultra, jadi ya putih bercahaya gitu Eunseoknya.

Lanjut ke sesi yang bukan perform.

Eunseok terpantau sering berkomentar atau menanggapi singkat kalau ada member lain ngomong. Kesan yang aku tangkap adalah Eunseok good mood banget!🥰 Salah satu tanggapannya adalah the iconic "Nice."👍

Anton rambutnya bagus banget!!! Loveeeeeeeeeet!!!

Lovely Anton Lee🤗

Di salah satu games, RIIZE harus memilih satu bola dan membaca tantangan di dalamnya. Eunseok mengambil satu bola dan bolanya meluncur jatuh saat akan dibuka. Kata Sungchan, Eunseok jangan ngelawak dulu wkwkwk. Tangan Eunseok keringetan ternyata. Dia ngelap bola pake bajunya, lalu membuka bolanya dan membaca tantangan di dalamnya. RIIZE harus menirukan member yang ada di sebelah kiri mereka. Urutannya begini: Eunseok - Anton - Sohee - Wonbin - Shotaro - Sungchan.

Eunseok langsung gercep menirukan soft spoken Anton Lee: 안녕하세요 앤톤입니다😄 Anton menirukan ekspresi Sohee dan sempat diprotes si Acil😆 Sohee menirukan Wonbin pas ment di sesi perkenalan. Di sebelah kiri Wonbin ada kursi Eunseok. Wonbin langsung menirukan Eunseok dengan membuat heart sign dengan dua tangan membentuk love yang ditempel di pipi kiri dan kanan. Eunseok nyuruh Wonbin menirukan posenya yang lain😄

Endingnya ternyata Wonbin harus menirukan Shotaro😆 Yang sabar ya, Bin.

Next is Shotaro yang menirukan Sungchan pas bersuara kucing sedih di Tiktok😹 Lucu banget Taro! Dan terakhir Sungchan menirukan Eunseok yang berdiri di ujung lain.

Kata Sungchan, Eunseok suka ngewave😆

Di sesi dance lagu Indonesia, Tim Adek dan Tim Kakak harus ngedance sesuai dengan tiga lagu Indonesia yang sudah dipilihkan. Ada lagu 'Kupu-kupu' yang sedang tren di Tiktok. Kalau nggak salah ingat, Anton atau Sohee meminta BRIIZE menyanyikan lagu 'Kupu-kupu' dan mereka yang ngedance. Aku ikut nyanyi juga karena lagunya masuk ke selera hamba jadi hafal deh lirik reff-nya hehe. Anak kamar sebelah nggak ikut nyanyi karena kayaknya dia baru tau lagu ini pas di fan-con.

Sebelum encore, anak kamar sebelah maju ke barikade tengah CAT 1B. Aku tetap nempel barikade belakang. Setelah melihat di sekitar barikade tengah ada space untuk berdiri, aku maju juga akhirnya. Highlight dari kemajuan(???) ini adalah bisa melihat secara langsung dan dengan jelas warna kulit lengan Eunseok yang belang. Jangan hujat hamba. Everything on him is perfecto numero uno😙👌

Pas maju ke barikade tengah ini, BRIIZE di kanan dan kiriku adalah juga warga pak erte Eunseok. BRIIZE di sebelah kiriku berkali-kali teriak dengan santun "Eunseooook Eunseoooooook yeogiiiii yeogiiii!", tapi yang dipanggil lagi konsen dengerin member lain ngomong.

Di sebelah Eunseok berdiri ada Wonbin. Wonbin lengannya bagus banget terpampang nyata di depan mata.

Sejak era Impossible, Eunseok dan Wonbin sering banget jejeran. Pas di fan-con juga! Momennya harus diabadikan. Pas ngambil gambar ini kamera hape hamba sudah berusaha semaksimal yang dia bisa :")

Setelah ment penutup fan-con, semua member dadah-dadah pamitan dan masuk ke kotak indomi. Eh, keluar lagi sambil loncat-loncat dan lari-larian di atas panggung. Terus pamitan yang sebenarnya. Sohee berkali-kali ngomong yang kalau hamba terjemahkan sendiri artinya jadi begini "Ah gak sukak ah kalo udah pisah kek gini... gak sukak, gak sukak..." wkwkwk karena Sohee kiyowo sekali terjemahan di kepala hamba jadi begitu😆

Setelah fan-con selesai, anak kamar sebelah foto-foto dulu dengan latar bubaran konser. Aku ambil foto Jack Song dan Dark Bin dengan background layar RIIZING DAY.

Jack Song si batu kali

Dark Bin anak kucing item matanya besar

Setelah itu aku dan anak kamar sebelah keluar dari Hall 5 dan ngantre di booth photobox bareng Kak Tiyak. Antreannya dibikin seperti ular di hape jadul nokia dan panjang banget! Pas ngantre ini aku mulai merasa kalau suaraku semakin serak >.<

Antrean udah setengah jalan, tapi tiba-tiba bapak security bilang kalau area harus clear jam 7 malam -___- Di dekatku ada seorang BRIIZE yang sepertinya dari Korea. Aku lihatin aja, siapa tau dia bareng sama temannya orang Indonesia. Ternyata dia sendirian dan terlihat bingung. Aku samperin dia dan nanya dulu memastikan apakah dia paham situasinya. Setelah itu baru aku jelaskan kalau antrean dibubarkan karena setelah jam 7 malam udah nggak bisa masuk booth. Kirain habis bilang "Thank you." dia langsung pergi pas aku masih membereskan barang-barangku yang ada di lantai, ternyata dia lihat ke arahku dan pamitan sambil senyum. Senangnya ketemu BRIIZE lain yang ramah😇

Kak Tiyak ngide buat foto-foto di properti RIIZING DAY yang masih tersisa dan tanpa antre. Kami lari-larian mengejar videotron yang menampilkan poster RIIZING DAY. Kami juga foto-foto di papan besar dengan poster yang sama di samping booth photobox di dekat pintu keluar.

Menatap masa depan bersama Sohee dan Shotaro😎

Di luar gedung ICE lapak dagangan printilan RIIZE masih banyak ternyata. Di sana aku beli lagi kipas Eunseok agar supaya punya dua. Kipas Wonbin juga aku beli biar lengkap punya kipas Seokgwabini. Anak kamar sebelah beli kipas Anton karena kemarin sudah beli kipas Sungchan. Kak Tiyak beli banner NCT Taeyong dan Jaehyun. Setelah itu aku ikut anak kamar sebelah dan Kak Tiyak ke Regentown karena beberapa barangku masih di sana. Lepas tu aku meluncur ke Stasiun Rawa Buntu dan bertemu dengan Nina dan Arya. Saat sampai di stasiun, suaraku beneran ilang :")

Selesaiii~

Meskipun suara ilang, me is so happy happy happy bisa nonton brondong-brondong RIIZE~!!

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 27)

August 06, 2024

Di hari Minggu sore yang tenang Lily tiba-tiba ingin makan puding. Dia mengambil ponselnya dan mulai mencari puding di toko online langganannya. Ada beberapa macam puding yang dijual di sana. Ketika membeli sesuatu yang manis untuk dimakan atau diminum, pilihan Lily hanya dua: kalau tidak rasa vanilla, ya rasa cokelat. Tapi kali ini dia memilih rasa stroberi. Alasan di balik semua ini sudah pasti ada hubungannya dengan satu nama tebakan.

Siapa lagi.

Hehe, pusat dunia gue sekarang adalah Song Eunseok~~~

Eunseok pernah bilang kalau dia suka makan pisang dan stroberi^^

:)

Puding stroberi yang Lily pesan akhirnya sampai. Dia menyimpannya dulu di kulkas dan melanjutkan menyelesaikan urusan kerjaan sambil menonton siaran Olimpiade Paris 2024 sampai malam tiba.

Saat itu sekitar jam setengah sembilan malam, Lily sedang menonton perebutan medali perunggu bulutangkis di laptopnya. Notifikasi di ponsel yang bersandar di dekat laptopnya menunjukkan ada pesan di Weverse. Dia membaca notifikasi itu dan fokusnya langsung beralih ke layar ponselnya.

Eunseok sedang live besama Sohee. Mereka menunggu BRIIZE untuk bergabung sambil menunjukkan dua snack.

Mata Lily tidak beralih dari Eunseok yang saat itu sedang menunjukkan puding buatan Jepang yang pernah dia makan sebelumya. Lily yang baru ingat kalau dia juga punya puding langsung lari ke kulkas dan mengambil puding stroberinya.

Bisa pas banget gini sih!? Kan gue seneng jadinya!!

Lily memakan puding stroberinya sambil menonton 석소티비 (Seok-So TV), judul live Eunseok dan Sohee. Karena kemampuan bahasa Koreanya yang masih sangat jongkok, Lily hanya bisa menangkap beberapa kata yang diucapkan Eunseok dan Sohee.

Di live itu, Eunseok juga sempat berbicara dalam bahasa Jepang. Lily yang saat ini sedang belajar lagi bahasa Jepang, excited karena dia bisa mengerti kalimat yang diucapkan Eunseok.

わたしはラーメンたべました。 (Watashi wa rāmen tabemashita.)

わたしイケメン。 (Watashi ikemen.)

MEMANG❤️ Setuju banget gue. Ikemen banget lu, Seok @ Eunseok

Eunseok juga berkomentar "Very nice~" dengan pelafalan yang sangat bagus, ketika Sohee memperagakan angle selca-nya.

Selain itu, Lily masih bisa memahami apa yang dilakukan Eunseok berdasarkan konteks dan dua tiga kata yang diucapkan Eunseok, seperti Eunseok yang membahas milk protein yang dia minum sedikit-sedikit sepanjang live, Eunseok yang tidak membawa kacamata, dan Eunseok yang harus mengambil minum karena dia terbatuk-batuk.

Selebihnya, gue hanya bisa mengagumi keikemenan Eunseok sambil screenshot tiada henti🥰🪨

:)

Eunseok makan puding rasa puding. Gue makan puding rasa stroberi~ hehe

Eunseok lagi bahas milk protein. Kiyowo banget Sohee^^

Di postingan ini hanya ditampilkan tiga screenshot. Setelah dilihat lagi di ponselnya, ternyata ada lebih dari 300 screenshot yang dibuat Lily selama menyimak 석소티비 :)

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 26)

July 28, 2024

Bulan Mei lalu Lily sempat menonton dorama berjudul 'By The Age of 30' saat work-life balance-nya yang nggak balance-balance amat itu belum sekacau sekarang. Doramanya singkat, hanya delapan episode saja. Ini salah satu alasan yang membuat Lily memutuskan untuk menontonnya.

Dorama ini bercerita tentang empat wanita modern di Tokyo yang menjalani cinta, karier, dan persahabatan sambil menghadapi harapan masyarakat saat mereka akan menginjak usia 30. Empat wanita muda itu bernama Haruka, Kyoko, Kanon, dan Uta.

Jadi ceritanya...

gue ambil dari Netfilx aja ringkasannya biar cepet hehe.

Haruka mencemaskan keseimbangan antara pernikahan dan kariernya, ketika ia dilamar oleh pacarnya. Kyoko memutuskan untuk menjadi ibu tunggal dan mulai mencari donor sperma. Kanon ingin segera memiliki pasangan yang kaya raya karena dia ingin merdeka secara finansial (kalo nggak salah karena deskripsi yang ini berdasarkan ingatan gue hehe). Uta merasa kesal ketika pacarnya memperkenalkannya kepada manajernya hanya sebagai teman. Setelah putus dari pacarnya, dia mengunjungi ibunya untuk mencurahkan dan memproses perasaannya. Keempat sahabat ini mengejar kebahagiaan dengan cara mereka masing-masing.

... begitu ceritanya. Mereka saling memberikan dukungan emosional. Bener-bener girls support girls. Nice! Soundtrack di dorama ini juga nice. Lagu lawas yang masuk banget di telinga gue.

Stay with me~~~ tana na nanana na tataki~~~

Wkwkwkwkwk gak tau liriknya gue xD

:)))

Meskipun tidak tau liriknya dan belum berusaha mencari tau lebih jauh, di kepala Lily sering terngiang-ngiang melodi dan liriknya yang masih menjadi misteri itu. Dua bulan kemudian barulah dia langsung mendengarkan 'Stay With Me' sambil menyimak liriknya dan terjemahannya. Karena siapa?

Betul.

Dia yang selca di depan cermin saat di Pop-Up Store Bangkok.

Tanggal 27 Juli kemarin, Eunseok memposting dua foto di Weverse. Dia menanggapi sembilan komentar dari BRIIZE, salah satunya yang meminta rekomendasi lagu.

Eunseok menulis:

Saat membaca judulnya, jantung Lily jumpalitan minor.

KOK GAK ASING

Sepersekian detik dia lanjut membaca nama penyanyinya.

DARI JEPANG

Secepat kilat dia lari ke Spotify gratisan di ponselnya dan mendengarkan lagu itu.

BENER INI STAY WITH ME YANG ITU!!!! TERIMA KASIH KEPADA BLACK SHADOW YANG SUDAH MENYINGKAP MISTERI GUNUNG MERAPI~ @ Eunseok 😍

Lagu ini otomatis masuk ke playlist Lily dan akan didengarkan untuk waktu yang lama :)

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 25)

June 09, 2024

Tanggal 11 Mei lalu Lily menghubungi Senpai Salmon, BRIIZE Jepang yang membagikan freebies di RIIZING DAY TOKYO, karena dia dan anak kamar sebelah ingin mencetak sendiri fanart yang dibagikan Senpai Salmon. Senpai Salmon menanggapi dengan ramah dan memberikan file PNG fanart Eunseok dan Sungchan.

Percakapan Lily dan Senpai Salmon mengalir sampai ke pembahasan bahasa. Senpai Salmon bercerita kalau dia belajar bahasa Inggis sampai SMA. Lily pernah belajar bahasa Jepang saat di SMA dan bisa menghafal semua hiragana dan katakana, tapi sekarang semua hanya tinggal kenangan. Dia bercerita juga kalau saat di SMA dulu dia sangat suka menulis kalimat menggunakan hiragana.

Kenapa gue dulu berhenti belajar bahasa Jepang :")

Lily dan Senpai Salmon saling bercerita singkat tentang pengalaman mereka belajar bahasa asing dan menonton film asing dengan subtitle.

Percakapan mereka di DM berlanjut di tanggal 14 dan 15 Mei. Saat itu Lily mengirimkan foto freebies yang telah dicetak dan ucapan terima kasih yang dia tulis dengan hiragana di sticky note oranye. Dia memang sudah lupa hiragana dan katakana, tapi dia masih ingat urutan goresannya, tapi tidak yakin apakah dia menulis hiragana dengan benar.

Hiragana's message was touching ♡

Very cute handwriting...!!! perfect✌️✌️

Senpai Salmon sangat senang menerima pesan itu. 

Thank you^^ I like writing hiragana^^

after seeing Eunseok write a post in Japanese using hiragana and katakana, I felt like I wanted to learn Japanese again,

but I worry about my consistency😅

Your hiragana was so cute~!! I was healed♡♡

Eunseok wrote a sentence for Hiragana the other day!

That sentence was very cute...

Tidak jauh dari hari saat Lily dan Senpai Salmon membahas hiragana, atau tepatnya tanggal 12 Mei setelah RIIZING DAY TOKYO hari kedua selesai, Eunseok memposting selca dan menulis pesan di Weverse dalam bahasa Korea dan Jepang.

Lily melihat postingan Eunseok dan menyadari kalau Eunseok menulis kalimat dalam bahasa Jepang menggunakan hiragana dan katakana. Tidak ada kanji.

Di pikiran Lily langsung muncul wajah Eunseok kecil main di kolam renang karena:

Children begin officially learning reading and writing at the age of six, when they enter elementary school. They learn hiragana and katakana during the first year of elementary school. (sci.lang.japan)

KIYOWO BANGET SONG EUNSEOK😭😭😭

Lily mengartikan pesan Eunseok melalui google translate dan dengan susah payah memisah-misah kalimatnya.

Gak ada titik komanya, Bang :") @ Eunseok

Dia mencermati pesan Eunseok itu dan menemukan part favoritnya:

だれかをしあわせにするということはほんとうにしあわせなことだとおもいます 

(I believe that making someone happy is truly happiness.)

Nice!

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 24) ft. Urakbam

Menjelang RIIZING DAY TOKYO hari ke-1 yang diadakan tanggal 11 Mei 2024, Daphne yang selama ini disebut sebagai 'anak kamar sebelah' mengirimi Lily postingan dari Senpai Salmon, BRIIZE Jepang yang biasnya Sungchan dan sering menggambar Sungchan dan Urakbam.


Senpai Salmon membagikan freebies fanart RIIZE di venue.

Daphne langsung heboh. Lily yang membaca pesan dari Daphne ikut heboh juga karena Senpai Salmon juga membagikan fanart Eunseok dan Wonbin. Sayangnya, Lily dan Daphne tidak tinggal di Jepang, jadi mereka tidak bisa ikut ambil freebies dari Senpai Salmon.

Daphne meminta Lily untuk mengirim pesan ke Senpai Salmon dan bertanya apakah boleh minta desainnya untuk dicetak sendiri. Setelah mempertimbangkan beberapa menit, Lily akhirnya menulis pesan ke Senpai Salmon dalam bahasa Inggris.

Tidak berselang lama, Senpai Salmon membalas pesan Lily dan mengirimkan file PNG fanart Eunseok dan Sungchan. Senpai Salmon juga memberi panduan ukuran file agar hasil cetakannya bagus dan ingin melihat hasil cetakannya nanti. Lily akan mengambil foto fanart dari Senpai Salmon bersama dengan Urakbam. (Ketika berkirim pesan dengan Senpai Salmon, Lily sedang menunggu plushie Urakbam, Songyongdori, Tonyangdeok, dan Meongryongi tiba di rumahnya.)

Besoknya, tanggal 12 Mei, Lily berangkat ke percetakan bersama Phoebe, temannya sejak masa SMA dulu. Lily mencetak fanart Eunseok dan Sungchan dari Senpai Salmon menjadi stiker dan pembatas buku.

Tanggal 14 Mei Lily mengirimkan foto stiker dan pembatas buku Eunseok dan Sungchan bersama Songyongdori dan Urakbam ke Senpai Salmon. Lily juga menulis ucapan terima kasih menggunakan hiragana di sticky note berwarna oranye.


Tanggapan Senpai Salmon?

SANGAT DOWN TO EARTH!!😭😭😭 Senpai Salmon nulis:

Thank you so much for sending me such a wonderful photo!!📸💖

They are adorable.. very cute... and the post-it in Japanese is very touching 🥺💗 Thank you so so  much~~!!!🧡🧡

It's nice to see pictures of two cutes~!!🦌🪨 The urakbam in Lily's house is especially round and very cute... :) ♡

SENPAI SALMON JUGA MENGIRIM THANK YOU DANCE URAKBAM💗🦌

SANGAT KAWAII ⸜(。˃ ᵕ ˂ )⸝♡ ⸜(。˃ ᵕ ˂ )⸝♡ ⸜(。˃ ᵕ ˂ )⸝♡

Lily mem-forward video thank you dance Urakbam ke Daphne. Daphne membalas dengan "SENPAI SALMON KAWAII BGT GMZZ😭".

Lily sangat senang karena bisa berinteraksi dengan Senpai Salmon yang baik, sangat ramah, dan  menebarkan positive vibe.

しゃけさんはたくさんのブリーズをしあわせにするので、しあわせにつつまれています🧡

(わたしはこのぶんしょうをチャットジーピーティーをつかってかきました。😁)

---

Behind the scene Lily mencetak fanart dari Senpai Salmon:

Nyetaknya di percetakan karena di sini belum ada layanan cetak foto sendiri di minimarket :") Fanart Eunseok dan Sungchan dicetak masing-masing lima. Totalnya jadi 10 stiker dan 10 pembatas buku.

Lily meminta tolong Phoebe untuk memotong-motong stiker dan pembatas bukunya. Setelah semua dipotong dengan rapi, Lily memberikan satu set fanart Sungchan dan satu set fanart Eunseok kepada Phoebe dan dia dengan senang hati menerimanya. Phoebe bukan fans RIIZE, tapi dia selalu menyimak ketika Lily bercerita tentang brondong-brondong RIIZE. Phoebe sendiri adalah fans brondong 2000-an di sepak bola Inggris.

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 23)

June 05, 2024

Anak kamar sebelah berburu Urakbam si rusa kekar tapi kiyowo di X. X ibaratnya hutan. Semakin jauh masuk ke hutan, semakin beragam buruan yang bisa ditemukan. Malahan yang dia temukan bukan hanya urakbam, tapi juga item lain yang sebelumnya tidak tertangkap radar kebadutan. Intinya, setelah membeli boneka representasi brondong-brondong RIIZE, anak kamar sebelah membadut lagi🤡

Lily? Ya jelas membadut juga🤡

Kebadutan jilid 2 mereka berawal dari anak kamar sebelah yang mengirim video ini ke Lily tanggal 16 April:

LHO????? ITU ALBUM APAAN????

Lily melihat lagi pamflet dagangan SM:

postcard bookset ternyata

😫😫😫

Berlanjut ke sini:

KENAPA KITA KELEWATAN ITU???????????

GUE GAK BACA KATA BOOKNYA

🤡🙂🤡🙂🤡🙂🤡🙂🤡

DI KAK MEI JADI BERAPA???

emang udah beneran ya gabisa pesen?

Dibumbui dengan emoji-emoji:

🤣🤣🤣😭

Lily terhasut dan bertanya ke Kak Mei via chat malam itu juga:

masih gue tanyain😭😭😭

Beberapa menit setelah mendapat jawaban dari Kak Mei, dia membadut dengan membeli empat postcard bookset:

tolong jangan protes kalo elu misal mau cuma 1 aja. trims.

Anak kamar sebelah playing victim:

jadi ini rasanya tiba-tiba dipesenin dan suruh bayar🙂

oke cukstaw🙂

Keeseokan harinya:

kirain tuh kemarin elu cuma niat beli eunseok sama sungchan🤡

gue ngiranya yaudah beli empat aja🤡

Ending dari kebadutan:

mendekati tengah malem tuh emang jam-jam bahaya

gue berhasil melewati jam-jam bahaya

dengan menjadi badut🤡

Nilai moral yang bisa diambil dari kebadutan dua fosil ini:

emang kalo mendekati setengah 12 malem tu paling bener tidur, bukan buka dagangan orang🙂

Keempat postcard bookset itu dipesankan Kak Mei tanggal 17 April dan masuk menjadi personal order.

Baik banget Kak Mei, udah lewat deadline PO tapi masih mau bantu pesenin :") Thank you, Kak Mei!!

Tanggal 7 Mei bookset mereka siap dikirim dari rumah Kak Mei.

DARLINGS BOOK MAU OTW

SEMOGA SELAMAT SAMPAI TUJUAN YA PARA DARLINGSSSS🥰🥰🥰🥰

Dua fosil ini memakai istilah darlings book karena anak kamar sebelah lupa nama produk yang sebenarnya.

Tanggal 9 Mei postcard bookset Eunseok, Sungchan, Wonbin, dan Anton sampai di tangan Lily. Dengan hati yang berbunga dan muka yang membadut dia segera meng-unboxing bookset Eunseok dan Wonbin. Bookset Sungchan dan Anton dia serahkan ke pihak yang berkepentingan di hari lain.

Postcard bookset brondong-brondong RIIZE ini berisi delapan foto yang diambil di era Love 119. Kertasnya tebal. Lebih tebal dari kartu pos pada umumya. Sampulnya memakai salah satu dari kedelapan foto itu.



Akhirnya punya photocard Eunseok dan Wonbin :")

Visual brondong-brondong RIIZE Love 119 sangat lovely dan -menurut Lily- harus banget dikoleksi foto-foto versi cetaknya yang dijilid jadi satu seperti photobook. Tidak heran kalau Lily langsung membadut dan tanpa pikir panjang membeli versi Eunseok dan Wonbin.

T___________T <<< seperti inilah kira-kira ekspresi Lily sepanjang unboxing bookset Eunseok dan Wonbin. Sangat tidak elegan. Selain karena menangisi ke-lovely-an visual Eunseok dan Wonbin, dia juga menangis karena setiap membuka lembar per lembar postcard, booksetnya berderit seperti pintu di rumah Riddle.


Bisa setahun sekali bukanya kalo jilidnya begini :”)

Terlepas dari jilidnya yang ringkih, foto-foto di bookset Eunseok semuanya 'Outstanding' kalo kata Profesor McGonagall. LUV!

© yes24

Bookset Wonbin 'Exceeds Expectations' karena foto Wonbin yang gantengnya menyundul langit lagi rebahan di jendela gak dimasukin :/

© RIIZE

Gimane sih @ manajemen kapitalis

Anyway, terima kasih Mba Muenvo yang udah kasih ijin buat embed video bookset Sungchan di blog ini. 갑사합니다 무님!

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 22)

June 02, 2024

Di cerita keempat Lily mempertimbangkan apakah dia harus membeli pet stone atau tidak setelah melihat Eunseok memegang pet stone di acara tukar kado Natal. Jawabannya dia temukan dua bulan kemudian.

Di bulan Februari RIIZE merilis gantungan kunci boneka yang mereka desain sendiri untuk merch Valentine's Day. Boneka itu menggambarkan karakter mereka di grup. Eunseok sudah jelas batu.

GUE POKOKNYA HARUS BELI SONGYONGDORI!!!

Eunseok menamai boneka batunya Songyongdori.

© RIIZE
Kata Eunseok, poin utama dari bonekanya ini adalah namanya. Dia mikirin banget nama buat boneka batunya ini karena dia mau ngasih nama yang spesial. Jadi, bonekanya dia beri nama '송'  ('song' dari 'Song Eunseok') dan '돌' ('dol' yang artinya batu). Dia juga nambahin sesuatu yang baru di nama bonekanya ini, tapi pas dia jelasin ini, video live-nya nge-lag😑 tau-tau udah bilang nama bonekanya 송(song)용(yong)돌이(dori)~

Ketika Eunseok mendesain Songyongdori, dia berusaha membuat boneka batu selucu yang dia bisa. Saat menggambar bentuk batu, dia memiliki banyak ide untuk menggambar matanya. tapi dia tidak begitu bisa menggambar mata. Jadi, dia hanya scribbling dan menarik garis ke atas dan jadilah mata Songyongdori. Menurutnya, mata Songyongdori lebih lucu dari yang dia pikir. Dia sangat menyukai bentuk Songyongdori setelah menjadi boneka.

GUE JUGA SUKA SONGYONGDORI ELU, SEOK!! LUCU BANGET SI BATU KALI <3

Anak kamar sebelah menyebut Songyongdori Batu Kali. Lily ikut-ikutan karena menurutnya itu cocok untuk Songyongdori.

Brondong-brondong RIIZE mendesain dan menamai sendiri boneka mereka. Shotaro menamai boneka beruangnya Rizuko (리즈코). Sungchan membuat boneka rusa kekar tapi cute dan memberinya nama Urakbam (우락밤). Wonbin mendesain boneka kucing hitam yang telinga kirinya adalah telinga kelinci dan di punggungnya ada bebek kecil berwarna kuning. Kucing hitam hybrid ini dia namakan Tonyangdeok (토냥덕). 토 (to) dari 토끼 (tokki) yang artinya kelinci, 냥 (nyang) meong-nya kucing Korea, 덕 (deok) Konglish dari 'duck' atau bebek. Sohee membuat boneka bebek yang memakai seragam prajurit Inggris dan dia beri nama Ddolbyeong (똘병). Anton memberi nama Meongnyongi (멍뇽이) untuk boneka anjing hybrid dinosaurus yang dia desain. Cerita lengkapnya bisa disimak di video ini.

Hari-hari Lily diwarnai dengan obrolan tentang boneka-boneka ini. Tentu saja dia membahasnya dengan anak kamar sebelah. Minggu-minggu di bulan Februari dan Maret setelah pre-order, mereka masih menunggu dengan santai. Di bulan April pertahanan anak kamar sebelah mulai goyah karena BRIIZE Korea sudah mendapatkan boneka yang mereka semua tunggu-tunggu. Selain hilang akal karena Sungchan, anak kamar sebelah juga sudah hilang kesabaran menunggu boneka representasi Sungchan.

Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba di tanah air di awal Mei setelah melewati perjalanan panjang dari Cina dan Korea.

Iya, bonekanya made in China :)

Lily yang bertugas order heboh saat mendapat notifikasi dari Kak Mei (GO) yang mengabarkan kalau boneka-bonekanya sudah siap dikirim.

AKHIRNYAAAAA!!!

Sebentar... kok gak sampe-sampe di hari estimasi paket tiba?

Lily mencari kejelasan. CS Oren mencoba menghubungi ekspedisi dan meminta Lily menunggu.

Status berubah menjadi dikirim.

Gagal kirim. Pengiriman akan dilakukan di hari berikutnya.

Lhah, udah kelewat dari perkiraan nyampe nih gimana sih???

Kesabaran Lily mulai menipis karena pengiriman di kota yang sama kok lama banget. Dia menghubungi CS Oren lagi. Ternyata pengiriman ditunda karena kantor ekspedisi yang dia pilih sedang tutup.

:)))))))))))))))))))))))))))))

Dua hari kemudian brondong cimit-cimit tiba. Lily langsung membuka paketnya dan....

KECIL BANGET NI TUYUL-TUYUL ASTAGAAAAAAAAA PANTESAN DI TANGAN SUNGCHAN URAKBAM LANGSUNG ILANG!!! GEMES BANGET!!! >.<

Dia langsung chat anak kamar sebelah dan pecahlah kehebohan mereka di DM.

BISA LU BENTUK-BENTUK JADI BULET GAK SEMUANYA?????????????

MONYONG😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

YA ALLAH ITU PALANYA COBA LU PIJIT-PIJIT

KASIAN PERJALANAN JAUH PEYANG SEMUA

KARDUSNYA AJA PEYANG

😭🤣😭🤣🤣😭🤣

YA ALLAH :"))) TUYUL-TUYUL MELALUI PERJALANAN BERAT :")))))

TONYANG GUE BERAT BANGET KEKNYA IDUPNYA

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

buruan lu pijit-pijit

BATU KALI MANE

INIIIIIII

BENTUKANNYA PALING BAGUS

LUCU BANGET BULETTTTTTTTTTTTT

YOXY BATU TAHAN GENCETAN

Dari keempat boneka yang dipesan Lily dan anak kamar sebelah, memang bentuk Songyongdori yang tetap terjaga meskipun terguncang selama pengiriman.

Songyongdori dan Tonyangdeok (yang kepalanya udah bulet) punya gue:

Trademark-nya Wonbin bisa dilihat di rolling eyes-nya Tonyangdeok. Kata Taro, mata Tonyangdeok mirip mata Wonbin. Diiyain sama Wonbin.

Tulisan tangan Eunseok🧡 dan Wonbin🧡

Tonyangdeok namanya ganti jadi Nyangdeoki (냥덕이)🙃 Ekornya panjang mirip banget sama kucing item gue dulu si Firaun

Brondongnya lucu, bonekanya lucu :) nikmat mana lagi yang kau dustakan :)

🌷

Read More

Perkara Batu (Part 21)

May 26, 2024

Di hari ulang tahun Eunseok bulan Maret lalu, staff membagikan satu selca Eunseok untuk Membership Weverse. Eunseok memakai kaos putih WKNDRS. Lily yang sangat memfavoritkan kaos Eunseok yang satu ini langsung hilang akal tentu saja. Di X dia melihat dua selca lain yang serupa. Salah satunya ini:

BENTAR!! KOK INI GAK ADA LOGONYA??? ORANG-ORANG DAPAT DARI MANA??? APA DI WEVERSE TAPI LOGONYA DIILANGIN???

Lily melihat lagi di Weverse barangkali dia melewatkan dua foto ini.

Nihil.

Dua foto itu tidak ada di Weverse. Lily sudah sangat penasaran tapi dia tidak berhasil menemukan sumber dari dua selca itu. Karena belum tau dari mana asalnya, dia tidak menyimpannya.

Di bulan Mei misteri Batu berkaos putih WKNDRS terungkap saat Lily melihat-lihat instagram RIIZE JAPAN OFFICIAL.

KETEMUUUUUUUUUUUUUUHUHUHUUHUU T______T

GANTENG BANGET SONG EUNSEOK BLONDE PAKE KAOS PUTIH🤍🤍🤍 

SAVED! SAVED!

Akhirnya Lily bisa tidur nyenyak.

🌷

Read More