Perkara Batu (Part 25)

June 09, 2024

Tanggal 11 Mei lalu Lily menghubungi Senpai Salmon, BRIIZE Jepang yang membagikan freebies di RIIZING DAY TOKYO, karena dia dan anak kamar sebelah ingin mencetak sendiri fanart yang dibagikan Senpai Salmon. Senpai Salmon menanggapi dengan ramah dan memberikan file PNG fanart Eunseok dan Sungchan.

Percakapan Lily dan Senpai Salmon mengalir sampai ke pembahasan bahasa. Senpai Salmon bercerita kalau dia belajar bahasa Inggis sampai SMA. Lily pernah belajar bahasa Jepang saat di SMA dan bisa menghafal semua hiragana dan katakana, tapi sekarang semua hanya tinggal kenangan. Dia bercerita juga kalau saat di SMA dulu dia sangat suka menulis kalimat menggunakan hiragana.

Kenapa gue dulu berhenti belajar bahasa Jepang :")

Lily dan Senpai Salmon saling bercerita singkat tentang pengalaman mereka belajar bahasa asing dan menonton film asing dengan subtitle.

Percakapan mereka di DM berlanjut di tanggal 14 dan 15 Mei. Saat itu Lily mengirimkan foto freebies yang telah dicetak dan ucapan terima kasih yang dia tulis dengan hiragana di sticky note oranye. Dia memang sudah lupa hiragana dan katakana, tapi dia masih ingat urutan goresannya, tapi tidak yakin apakah dia menulis hiragana dengan benar.

Hiragana's message was touching ♡

Very cute handwriting...!!! perfect✌️✌️

Senpai Salmon sangat senang menerima pesan itu. 

Thank you^^ I like writing hiragana^^

after seeing Eunseok write a post in Japanese using hiragana and katakana, I felt like I wanted to learn Japanese again,

but I worry about my consistencyπŸ˜…

Your hiragana was so cute~!! I was healed♡♡

Eunseok wrote a sentence for Hiragana the other day!

That sentence was very cute...

Tidak jauh dari hari saat Lily dan Senpai Salmon membahas hiragana, atau tepatnya tanggal 12 Mei setelah RIIZING DAY TOKYO hari kedua selesai, Eunseok memposting selca dan menulis pesan di Weverse dalam bahasa Korea dan Jepang.

Lily melihat postingan Eunseok dan menyadari kalau Eunseok menulis kalimat dalam bahasa Jepang menggunakan hiragana dan katakana. Tidak ada kanji.

Di pikiran Lily langsung muncul wajah Eunseok kecil main di kolam renang karena:

Children begin officially learning reading and writing at the age of six, when they enter elementary school. They learn hiragana and katakana during the first year of elementary school. (sci.lang.japan)

KIYOWO BANGET SONG EUNSEOK😭😭😭

Lily mengartikan pesan Eunseok melalui google translate dan dengan susah payah memisah-misah kalimatnya.

Gak ada titik komanya, Bang :") @ Eunseok

Dia mencermati pesan Eunseok itu dan menemukan part favoritnya:

γ γ‚Œγ‹γ‚’γ—γ‚γ‚γ›γ«γ™γ‚‹γ¨γ„γ†γ“γ¨γ―γ»γ‚“γ¨γ†γ«γ—γ‚γ‚γ›γͺγ“γ¨γ γ¨γŠγ‚‚γ„γΎγ™ 

(I believe that making someone happy is truly happiness.)

Nice!

🌷

Post a Comment